Wednesday, July 02, 2008

Reform Institute Kembali Membuat Survey

"Reform Institute nawarin survey lagi, mau diambil nggak?"Kurang lebih begitu bunyi sms Abdul Hamid suatu pagi. Saya, Ridwan, Anis, Firman menyanggupi. Meeting pun digelar di rumah saya. Persoalan teknis tak banyak dibahas karena metode dan sebagainya masih sama dengan survey sebelumnya. Reform melakukan survey se Indonesia mengenai persepsi masyarakat terhadap partai politik, calon presiden dan wakil presiden 2009 mendatang, kinerja pemerintah, ahmadiyah dan banyak lagi, ada sekitar 60an pertanyaan dalam kuesionernya.
Di wilayah Banten, survey dilakukan di 5 kabupaten/kota : Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang. Kabupaten Tangerang dan Kota Serang tak masuk wilayah survey. Setiap satu kabupaten diambil satu kelurahan yang telah ditentukan reform sebelumnya. Dari satu kelurahan, empat RT (Rukun Tetangga) yang diambil menjadi sampel ditentukan melalui metode kish grid. Dari empat RT tersebut diambil 20 responden, jadi tiap RT diambil 5 responden yang ditentukan secara acak dengan metode kish grid.
Kali ini saya memilih Kabupaten Serang. Sebelumnya saya menyurvey wilayah Tangerang. Anis kemudian kebagian di Tangerang, bertukar tempat dengan saya. Ridwan di Cilegon, Firman di Lebak, Rahmat di Pandeglang.

Kerja kami kali ini akan lebih berat. Reform tak menyediakan cinderamata untuk para responden seperti biasanya. Periode lalu reform menyediakan tempelan magnet kulkas berbentuk kalender praktis. Meskipun sederhana, souvenir semacam itu sangat membantu dalam menyurvey, responden senang menerimanya. Perasaan tak enak kamipun karena merepotkan dan mengambil waktu responden selama kurang lebih 20-30 menit tergantikan. Kebanyakan orang saat ini tak begitu mau peduli dengan perannya untuk sekadar menuangkan keresahan dan pikirannya. Masyarakat sudah jenuh dan apatis, terlalu sering disakiti pemerintah, termasuk juga terlalu sering "disurvey."



Dalam pelaksanaannya, akhirnya saya menemani Anis menyurvey wilayah Tangerang di Kelurahan Karang Timur Kecamatan Karang Tengah (Reform menentukan Keluranhan Ciledug, namun di lapangan telah terjadi pemekaran, Karang Timur berada di Kecamatan Karang Tengah). Anispun kemudian menemani saya 'menyisir' Desa Sukajadi Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang.

1 comment:

berto xxx said...

are you sure about that?


berto xxx